Dunia Suporter

Ungkapan Bosz Usai Dortmund Dikalahkan Madrid di Signal Iduna Park

Ini menjadi kekalahan pertama Dortmund di kandang saat menjamu Madrid. Dari 6 laga sebelumnya, Dortmund mampu menang 3 kali dan seri 3 kali.

Bosz yang merupakan pelatih suksesor Thomas Tuchel gagal meneruskan pencapaian para pendahulunya. Seperti diketahui, pelatih sebelumnya yakni Nevio Scala, Matthias Sammer, Juergen Klopp, dan Tuchel, mampu membawa Dortmund tak pernah kalah saat menjamu Madrid.

Meski begitu, pelatih asal Belanda itu enggan menyalahkan pemain belakang yang memang bermain minor dalam laga tersebut. Menurutnya memang butuh kewaspadaan tinggi melawan Madrid yang dihuni banyak pemain berkualitas dan sangat mumpuni dalam melakukan serangan balik.

“Kami bermain baik. Kami bertahan dengan 11 pemain dan menyerang dengan 11 pemain juga. Anda tak bisa menyalahkan pemain belakang,” sebut Bosz seperti dilansir Soccerway.

“Menghadapi tim bertabur bintang seperti Madrid, pantang berbuat salah. Jika itu dilakukan, Anda akan selalu tertinggal satu langkah. Itu jelas bahaya bagi tim Anda,” imbuhnya.

Mantan juru racik AFC Ajax tersebut lantas meminta kepada anak asuhnya untuk lebih disiplin dalam bertahan, terutama di pentas Eropa. Maklum saja, ada perbedaan signifikan antara laga Bundesliga 1 dengan Liga Champions. Dortmund baru kebobolan satu gol di Bundesliga 1, sedangkan di Liga Champions sudah kemasukan 6 gol.

“Kami harus lebih baik dalam bertahan pada laga berikutnya. Kami sebenarnya punya kualitas, namun saat ini kami belum menyadarinya,” sebut Bosz.

Dortmund saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan 0 poin. Pada matchday pertama, Nuri Sahin cs kalah 1-3 di kandang Tottenham.

(epr/Soccerway/JPC)

Sumber diambil dari Jawapos.com