Dunia Suporter

Jadi Lawan, tapi Rendi dan Kas Hartadi Saling Mendoakan

Keakraban itu terlihat saat keduanya bertemu di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, (26/9). Sebelum pertandingan, Rendi sempat menghampiri Kas Hartadi di pinggir lapangan. Sesekali terdengar tawa saat keduanya mengobrol. ’’Ya gitu, kalau ketemu beliau (Kas Hartadi, Red), bawaannya bercanda terus,’’ ujarnya.

Rendi menjelaskan, meski berbeda klub, komunikasi dengan Kas Hartadi tetap jalan, baik lewat telepon maupun media sosial. ’’Orangnya kocak, dulu sering saya jahili, mungkin sampai sekarang kangen saya jahili lagi,’’ lanjutnya, lantas tertawa.

Bahkan, beberapa hari terakhir, Rendi menyatakan, mantan pelatihnya tersebut sering menelepon. Kas Hartadi mendoakan Rendi agar bisa bermain maksimal lagi pascacedera. Bisa cetak gol lagi dan membawa Persebaya masuk ke Liga 1. ’’Saya respek sama beliau. Dia beri banyak ilmu saat di Persik dulu,’’ ungkapnya.

Menurut pria yang lahir pada 26 April 1987 itu, Kas Hartadi-lah yang banyak memberikan kepercayaan diri kepadanya saat menggiring bola. Saat di Persik, Rendi dibebaskan bereksplorasi. ’’Beliau juga terus menggenjot mental dan akurasi tendangan saya,’’ terangnya.

Rendi sempat mem-posting fotonya bersama Kas Hartadi di akun Instagram-nya. Posting-an tersebut dikomentari beberapa rekan setim di Persik. Banyak yang menyatakan salut kepada Rendi dan Kas Hartadi yang masih konsisten berkarir di sepak bola. ’’Saya paling ingat, coach (Kas Hartadi, Red) sering pakai koyo di badannya. Sampai sekarang, sering saya guyoni masalah itu,’’ lanjutnya.

Rendi berharap Kas Hartadi bisa terus sukses sebagai pelatih. Dia berterima kasih atas semua ilmu yang diberikan kepadanya selama ini. ’’Ya semoga bisa lolos sama-sama. Tapi, tetap Persebaya yang naik ke Liga 1,’’ tegasnya.

(rid/c22/bas)

Sumber diambil dari Jawapos.com