Dunia Suporter

Dua Kali Unggul Tapi Kalah, Ini Alibi Pelatih GU

Gresik United sebenarnya punya peluang besar untuk menang. Mereka menutup babak pertama dengan skor 2-1 melalui gol Jusmadi dan Arsyad Yusgiantoro. Gresik United juga mendapat hadiah penalti. Sayang eksekusi Yusuke Kato mampu digagalkan kiper Gerri Mandagi.

“Kami sudah berusaha maksimal dengan materi seperti itu,” ucap Hanafi seusai pertandingan. Pelatih asal Malang ini bercerita jika dirinya sudah meminta para pemain GU untuk mempertahankan keunggulan pada babak kedua.

“Pada babak pertama kami cetak gol dan bisa unggul 2-1. Saya sudah minta untuk dipertahankan pada babak kedua. Ternyata dengan mudah pemain kiri kami dilewati. Sudah saya ganti, tapi hasilnya masih sama. Saya sendiri juga tidak tahu, akhirnya kami kalah 4-2,” aku Hanafi.

“Sebenarnya kami ada perlawanan, tapi dua gol Mitra Kukar di babak kedua terjadi dengan gampang sekali,” jelasnya. Ini adalah kekalahan kesekian Gresik United di kandang sendiri. Sepanjang kompetisi Liga 1 2017 tim ini baru mencatatkan dua kemenangan atas Persiba Balikpapan dan Barito Putera.

Kekalahan dari Mitra Kukar juga mengirim Gresik United ke kompetisi Liga 2 musim depan. Ini adalah kali pertama mereka turun kasta sejak mendapatkan tiket promosi ke kompetisi Indonesia Super League (ISL) tahun 2011 silam.

(saf/JPC)

Sumber diambil dari Jawapos.com